Home > TIPS - TIPS PERENCANAAN > Tips : Merencanakan Kost – Kostan

Tips : Merencanakan Kost – Kostan

Ada beberapa hal yang harus diperhatikan dalam merencanakan membangun kost-kostan

PENGGUNA

Siapa pengguna yang akan dibidik? Ini akan menentukan besaran ruangan. Ada 3 pengguna yang umumnya membutuhkan : 1. pelajar/mahasiswa, 2. karyawan. 3. Keluarga muda.
Kost untuk pelajar/mahasiswa, secara umum bisa sama, minimal kamar tidur, atau ditambah Kamar Mandi.  Kamar mandi di dalam, biasanya menaikkan harga sewa kost-kostan. Untuk pengguna Keluarga Kecil,  biasanya mencari model ‘paviliun’, dimana per unitnya memiliki tambahan dapur dan ruang keluarga.

LOKASI

– Pemilik Lokasi di tengah kota cocok merancang kost untuk karyawan.

-Lokasi dekat kampus/sekolah, strategis untuk membuat kost mahasiswa/pelajar.

-Dan bagi pemilik lahan agak keluar sedikit dari pusat kota, akan lebih baik jika merencanakan paviliun untuk keluarga muda.

Bisa menggabungkan keduanya jika memungkinkan, dengan mempertimbangkan porsi. Untuk dalam kota/kampus, lebih banyak kamar untuk karyawan/mahasiswa. Sementara dipinggiran kota, lebih banyak porsi paviliun dibanding kamar kost biasa.

TATA RUANG

Model Dasar Penataan

Ada 2 model dasar penataan ruang.

1. Single Loaded. Yakni model kamar 1 deret, dilayani 1 selasar utk sirkulasi.

Kelebihan : Tidak terlalu membutuhkan lahan lebar. Kesan ruangnya relatif lebih terasa lebih bebas, privasi nyaman, pemenuhan cahaya dan udara lebih leluasa.

Kekurangan : Dengan lahan kecil, jumlah kamar akan sedikit.

Solusi untuk memperbanyak ruang : dibuat bertingkat.

2. Double loaded . Yakni model kamar 2 deret berhadapan dilayani 1 selasar di tengah.

Kelebihan:hemat jalur  sirkulasi, kamar lebih banyak, tentunya secara ekonomi lebih baik.

Solusi Cahaya

Kekurangan : Kebutuhan lahan  relatif lebih lebar. Kesan ruang biasa terasa lebih akrab-cenderung sempit, agak risih bagi yang mengharapkan privasi lebih. Cahaya dan sirkulasi udara, biasanya cenderung gelap di dalam selasar.

Solusinya : Memperlebar selasar. Atap berbahan transparan di bagian selasar atau di bagian void bagi yang merencanakan tingkat.

KEBUTUHAN RUANG

MODUL

Disarankan untuk tetap mempertahankan kenyamanan, tidak terlalu sempit yang terkesan tidak manusiawi.

Ukuran kamar kost.  >> Variasi

ukuran sekitar 2.5 m, 2.8m, 3 m, dan 3.5 meter.  Variasi Panjang x Lebar beragam, makin besar, makin menawarkan kenyamanan. Ukuran 2.5 x 2.5 tidak terlalu disarankan,kecuali untuk paviliun utk sekedar tidur, Aktifitas keluarga direncanakan ruang keluarga.

Ruang Bersama kost2an. >>Untuk kebutuhan interaksi dengan rekan kost, ruang untuk ‘bernafas’, disediakan satu set meja kursi dan TV.

Double Loaded Kostan 12 Kamar

Kamar mandi Luar Kostan >> Disarankan 1 kamar mandi melayani 3 kamar. Dengan asumsi kegiatan mandi 10menit/orang. Sehingga antri mandi pagi tidak perlu menunggu lebih dari 30 menit, untuk jadi alasan telat masuk kantor. Ukuran sekitar 1.5 x 1.5 meter. Ruang cuci sebaiknya dibuat khusus diluar kamar mandi,atau kamar mandi dibuat lebih besar

Kamar mandi Dalam Kostan >> Bagi yang merencanakan kamar mandi di dalam, Dipertimbangkan supaya total besaran perunit kamar tidak terlalu besar utk efektifitas lahan. Kamar mandi dalam disarankan tanpa bak, cukup shower dan kran. Shower untuk menghemat air mandi. Selain itu tanpa bak supaya ruang lebih luas.  Bisa 1.2×1.5m, atau 1.5 m x 1.5 m lebih baik.

Dapur kostan. >>  Bagi kostan mahasiswa/pelajar, 1 dapur memenuhi  10 kamar. Intensitasnya biasanya tidak terlalu sering digunakan, budayanya lebih sering beli diluar daripada memasak. Ukuran ruang 1.3 x 1.8 meter cukup memenuhi, dibuat dudukan untuk kompor dan kitchen sink.

Dapur Paviliun. >>Biasanya direncanakan lebih nyaman. Waktu memasak dalam keluarga biasanya lebih lama, karena lebih ‘serius’ digarap, daripada para mahasiswa/karyawan. Ibu-ibu muda perlu diperhatikan kenyamanannya ketika memasak🙂 Besaran ruang variatif, juga tambahan ruangan kulkas. Penyimpanan peralatan desain kitchen set akan menghemat ruangan.

Contoh paviliun 12 kamar

Paviliun biasanya memiliki ruang keluarga.>> Rancangan sederhana biasanya dengn membuat sekat ruang tidur dng ruang depan. Dinding bata lebih baik. Ruang keluaga biasanya relatif cukup luas, 3 x 2.5 cukup memadai.

Ruang parkir motor, halaman hijau. >> Diperlukan juga untuk tempat parkir motor. Kebutuhan +- 1.8 m2/motor. Jika memungkinkan dibuat ruang terbuka untuk menjemur pakaian, sekaligus untuk tanaman, minimal tanaman pot, untuk memberikan kenyaman dan kesegaran.

FURNITUR

Contoh Tata Letak

Furnitur minimalis-praktis sangat disarankan. Secara pribadi, saya lebih memilih tempat tidur kaki pendek. Asal menyisakan ruang yang cukup untuk dijadikan laci bawah tempat tidur. Prinsipnya, kolong tempat tidur dimanfaatkan laci untuk kebutuhan masing-masing pengguna. Compact desain untuk furnitur bisa variasi. Cara belajar dalam kamar juga bervariasi,ada yang memilih duduk di kursi, ada yang menawarkan meja pendek duduk lesehan sehingga menambah kesan luas, tidak banyak furnitur. Rak atau lemari, secukupnya.

———
Bagi yang menghendaki keterjagaan, dipertimbangkan untuk mengalokasikan kamar untuk penjaga kost-kostan.

  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: